Subscribe to My Blog

Featured Video

 
Selamat Datang di www.arismansuyendra.blogpsot.com, Mudah-mudahan blog ini bermanfaat, semoga tidak termasuk Riya dan Udzub ...Nauzubillah..    
 

TRANSLATE THIS BLOG

Translate this page from Indonesian to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Widget by ateonsoft.com Selamat Datang di www.arismansuyendra.blogpsot.com, Mudah-mudahan blog ini bermanfaat, semoga tidak termasuk Riya dan Udzub ...Nauzubillah..    
Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengingatkan pihak-pihak tertentu untuk tidak melibatkan NU menyusul insiden Monas 1 Juni. “NU akan memberikan sanksi kepada siapa pun yang melakukan provokasi,” tegasnya. Hasyim menyesalkan penggunaan dan pelibatan nama NU dan kelompok NU dalam masalah ini.

“Karena relevansinya tidak ada antara NU dan Monas, NU dan FPI. Tapi, kenapa lalu ditulis korban itu adalah orang NU?” ujar Hasyim Muzadi dalam pernyataan tertulis pada detikcom, Selasa (3/6/2008).

Maka, di sini ada pelibatan orang-orang NU yang menjadikan NU sebagai pihak yang juga terlibat dalam bentrok fisik itu. “Ini tidak boleh terjadi dan harus dicegah. Bentrok fisik sangat merugikan. Kita ingin menyelesaikan masalah Monas, bukan memperluas masalah itu,” tegasnya.

Hasyim menuturkan, semua keputusan PBNU yang menyangkut masalah akidah (keyakinan beragama), menyangkut syariah (hukum agama), hanya bisa dikeluarkan melalui rapat gabungan antara Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU.

“Maka, tidak boleh ada seorang pun yang mengambil alih porsi ini, kemudian dia berwacana sendiri atas nama NU,” ungkapnya.

Setelah peristiwa Monas banyak yang berwacana, menggiring GP Ansor, menggiring Pagar Nusa, menggiring Lakpesdam NU. Menurutnya, tidak ada hak apa pun untuk melakukan itu.

“Dan, saya ingatkan kepada yang bersangkutan supaya menghentikan langkah-langkah, karena justru NU akan memberikan sanksi kepada siapa pun yang melakukan provokasi, bukan kepada yang terprovokasi,” ancam Hasyim.

Hasyim menuturkan, memang ada personal di dalam NU yang berpikiran liberal. Sementara, NU formal berpikiran moderat. Moderat, artinya, baik kepada orang tapi tetap pada pendiriannya. Liberal, artinya, mengikuti mindset orang lain, tapi kadang-kadang menjadikan tindakan itu sebagai ‘gol bunuh diri’. Dan, NU jangan diumpankan untuk bentrok-bentrok fisik.

“PBNU menyerukan agar warga NU se-Indonesia tetap pada pos dan kediamannya (tetap tenang dan tidak terprovokasi) masing-masing. Masalah yang berkaitan dengan Monas akan diselesaikan sendiri oleh PBNU tanpa melibatkan bentrok fisik,” demikian Hasyim Muzadi. ( nrl / asy )



One Response to "Hasyim Ancam Provokator yang Kompori NU dalam Konflik FPI"

My News

5

 
   

Followers